Sebuah surat yang mengubah semua,
malam itu sekitar 5 derajat celcius..
Hati ini berdegup kencang membaca sebuah wall yang dikirim dr seseorang yang selama ini saya coba untuk meng-ikhlaskannya..
Saya raih handphone yang berada di tumpukan pakaian yang harus saya rapihkan, seperti hati saya yang harus segera di rapihkan..
Masih cinta, begitu hati saya berbisik.
Suaranya yang melembut membuat saya bingung. ''Apa yang terjadi??''
suaranya yang selalu kasar sudah menjadi hal yang biasa untuk saya. Tetapi malam itu suaranya melembut, berbeda.
Lalu, ia ceritakan segalanya. Dia bilang dia tau semuanya, ceritanya, kronologisnya.
Ada perih, karena luka yang selama ini saya coba untuk menutupnya rapat rapat terbuka kembali. Sakit.
saya masih bisa menahannya, hingga air mata ini keluar. Entah bahagia atau sedih. Entah perih atau lega.
air mata ini terus mengalir seperti tidak mau berhenti.
Suaranya semakin melembut bahkan terdengar mengisak. Tolong, jangan menangis. Biar kan saya yg menangis. Kamu tidak seharusnya menangis.
Ada rasa ingin memeluk. Ada rasa ingin menghapus air matanya. Perih.
Flashback pun kembali berputar di kepala saya. Slide demi slide berganti.
Segera saya hapus. Agar tidak sedikit pun melukai hati ini (lagi).
Ucapan terima kasihnya membuat saya semakin hancur. Mengapa ia tahu segalanya?? Sudah ku ikhlaskan sejak dulu. Sudah kurelakan. Air mata ini sudah berkorban begitu banyak.. Cukup lah kata terima kasih.
Hingga pembicaraan berakhir. Tangis ini semakin merebak.. sampai mata ini menutup, lelah.
Monday, 27 April 2009
Sunday, 5 April 2009
tips belajar a la vita
Perlu waktu 30 menitan untuk saya berfikir tentang topik ini. Topik yg di sodorin oleh asha, temen smp saya.. Dia blg '' lo belajar psikologi kan vit. Tau dong tips tips bagus untuk belajar di akhir2 penentuan gini ''.
hhhhmmmm, tertantang juga. Awalnya, saya mau bersikap sok dewasa, dengan bilang '' itu sih kembali ke individualnya aja gimana '' tp engga ah.. saya hrs nemuin cara yang usefull dan bisa di pakai semua orang.. Akhirnya sambil menyesap espresso double shot, saya berfikir..
hhhmm, kayaknya ada tips tips yang boleh dipertimbangkan untuk dicoba deh.. :)
tips I
memang awalnya harus kembali ke individual, tp bukan itu kuncinya. Kuncinya adalah kita harus tau apa yg mau kita lakuin, cm sekedar lulus sma dan masuk PTswasta, ata lulus sma dengan masuk PTN ! kita harus tau apa yg mau kita lakukan sebelum berfikir caranya. Bukannya gerabak gerubuk ke toko buku, beli buku soal2 yg bejibun trus stress sendiri ngerjainnya. Yg ada, bakal bolak balik liat kunci jawaban. Useless bgt deh.
Intinya, tentuin apa target kita.
Tips II
setelah tau apa target kita. Mulailah gencar untuk mengenai target, kalau targetnya lulus memuaskan kita juga harus belajar dengan maksimal. Belajar maksimal bukan berarti ngoyo. Bukan berarti belajar sampe teler trus kecapean. Hasilnya malah gak maksimal. Pelan pelan aja. Cari dimana kelemahan kita, dan waktu yg kita punya ini di manfaatkan untuk membuat kelemahan menjadi kelebihan dan membuat kelebihan menjadi semakin kuat.
Belajar dari orang lain adalah hal yg paling mudah. Kita tidak perlu menulis, dengan mendengarnya dengan seksama kita juga bisa hapal dan paham. Konsentrasi sangat di butuhkan. jika ada pertanyaan yg sulit dan kita tidak pernah bisa menjawab padahal paling sering keluar di soal, lebih baik tanya.. Lalu pahami dan coba lagi di rumah. Di coba minimal 3 kali.
Intinya kita harus paham, bukan hafal.
Pahami setiap kalimat. Juga pertanyaan..
tips III
pada umumnya orang indonesia, adalah takut akan tantangan. main aman saja, begitu istilahnya. Inilah yg membuat kita lemah dalam ujian, adaptasi, sosialisasi.
Ketika kita berani menerima tantangan dan berani akan konsekuensi kalah atau menangnya, maka kita akan merasakan perjuangannya. Dan setelah berhasil kita akan semangat untuk ke level yg lebih sulit. Begitu pula dengan belajar, jangan terus2an mengerjakan soal soal dengan motif yg sama. Cari yg agak sulit dan yg memag disitu kelemahanmu. Tanya ke orang lain atau cari jawabannya ke guru dan buku. Jangan buang buang waktu untuk mengerjakan soal soal yg kamu sudah betul betul paham. Boleh di ulangi tp jangan lp untuk berani menerima tantangan dari soal soal yg sulit dan bertanya.
Tips IV
belajarlah dari kesalahan. Pasti dong di setiap ulangan ada salahnya.. kalau jawaban yang bener sih pasti sudah mantap yaa.. nah, jawaban yang salah ini nih harus di ulang sampai di mengerti.
Bisa tanya guru, teman, sahabat, pacar, tetangga, siapaaa aja. Jangan malu bertanya krn bakal terus sesal di jalan..
Tips V
usaha udah, niat udah, semangat apa lagi.. Tp belum pas kalo gak di dampingi dengan DO'A. Berserah diri kepada yang maha pencipta membuat kita lbh tenang dan pasrah dengan apa yang memang terbaik untuk kita..
Dengan 5 tips di atas semoga bisa di pikirkan untuk di terapkan pd kehidupan sehari hari menjelang ujian penentuan ini.
Good luck everyone. :)
hhhhmmmm, tertantang juga. Awalnya, saya mau bersikap sok dewasa, dengan bilang '' itu sih kembali ke individualnya aja gimana '' tp engga ah.. saya hrs nemuin cara yang usefull dan bisa di pakai semua orang.. Akhirnya sambil menyesap espresso double shot, saya berfikir..
hhhmm, kayaknya ada tips tips yang boleh dipertimbangkan untuk dicoba deh.. :)
tips I
memang awalnya harus kembali ke individual, tp bukan itu kuncinya. Kuncinya adalah kita harus tau apa yg mau kita lakuin, cm sekedar lulus sma dan masuk PTswasta, ata lulus sma dengan masuk PTN ! kita harus tau apa yg mau kita lakukan sebelum berfikir caranya. Bukannya gerabak gerubuk ke toko buku, beli buku soal2 yg bejibun trus stress sendiri ngerjainnya. Yg ada, bakal bolak balik liat kunci jawaban. Useless bgt deh.
Intinya, tentuin apa target kita.
Tips II
setelah tau apa target kita. Mulailah gencar untuk mengenai target, kalau targetnya lulus memuaskan kita juga harus belajar dengan maksimal. Belajar maksimal bukan berarti ngoyo. Bukan berarti belajar sampe teler trus kecapean. Hasilnya malah gak maksimal. Pelan pelan aja. Cari dimana kelemahan kita, dan waktu yg kita punya ini di manfaatkan untuk membuat kelemahan menjadi kelebihan dan membuat kelebihan menjadi semakin kuat.
Belajar dari orang lain adalah hal yg paling mudah. Kita tidak perlu menulis, dengan mendengarnya dengan seksama kita juga bisa hapal dan paham. Konsentrasi sangat di butuhkan. jika ada pertanyaan yg sulit dan kita tidak pernah bisa menjawab padahal paling sering keluar di soal, lebih baik tanya.. Lalu pahami dan coba lagi di rumah. Di coba minimal 3 kali.
Intinya kita harus paham, bukan hafal.
Pahami setiap kalimat. Juga pertanyaan..
tips III
pada umumnya orang indonesia, adalah takut akan tantangan. main aman saja, begitu istilahnya. Inilah yg membuat kita lemah dalam ujian, adaptasi, sosialisasi.
Ketika kita berani menerima tantangan dan berani akan konsekuensi kalah atau menangnya, maka kita akan merasakan perjuangannya. Dan setelah berhasil kita akan semangat untuk ke level yg lebih sulit. Begitu pula dengan belajar, jangan terus2an mengerjakan soal soal dengan motif yg sama. Cari yg agak sulit dan yg memag disitu kelemahanmu. Tanya ke orang lain atau cari jawabannya ke guru dan buku. Jangan buang buang waktu untuk mengerjakan soal soal yg kamu sudah betul betul paham. Boleh di ulangi tp jangan lp untuk berani menerima tantangan dari soal soal yg sulit dan bertanya.
Tips IV
belajarlah dari kesalahan. Pasti dong di setiap ulangan ada salahnya.. kalau jawaban yang bener sih pasti sudah mantap yaa.. nah, jawaban yang salah ini nih harus di ulang sampai di mengerti.
Bisa tanya guru, teman, sahabat, pacar, tetangga, siapaaa aja. Jangan malu bertanya krn bakal terus sesal di jalan..
Tips V
usaha udah, niat udah, semangat apa lagi.. Tp belum pas kalo gak di dampingi dengan DO'A. Berserah diri kepada yang maha pencipta membuat kita lbh tenang dan pasrah dengan apa yang memang terbaik untuk kita..
Dengan 5 tips di atas semoga bisa di pikirkan untuk di terapkan pd kehidupan sehari hari menjelang ujian penentuan ini.
Good luck everyone. :)
Tuesday, 31 March 2009
adik kecil
mata saya yang sudah merah karena menahan air mata, masih terus memandangi setiap tayangan berita di tv tentang korban jebolnya tanggul situ gintung.
pandangan saya tidak lepas dari anak anak yang masih kecil. Tangisannya, teriakannya membuat saya meneteskan air mata pilu. Air mata perih.
Bisa saya rasakan betapa sakitnya kehilangan orang terdekat di tengah musibah itu.
Bisa saya rasakan pedihnya harus tetap tegar untuk hidup di usia semuda itu.
Tangisan nya yang merebak, menusuk kalbu saya, menusuk hati, membuat hati ini luluh dan tidak tega.
Ada rasa ingin merengkuh dan memeluk mereka. Berbagi rasa, berbagi keluh kesah.
Menghapus air matanya dan menggantinya dengan kebahagiaan.
Menghapus trauma nya dan menggantinya dengan awal yg baru.
Menghapus perih nya agar segera tergantikan oleh ketegeran hati.
Hati ini merasa malu tiba tiba, merasa malu karena kadang tidak bisa tegar dalam menghadapi sebuah masalah. Masalah yang teramat kecil jika di bandingkan dengan ini.
Ingin rasanya aku berada di depannya memeluk tubuhnya yg kecil dan gemetar ketakutan.
Ingin rasanya aku membawa mereka ke rumah dan mengurusnya agar mereka tidak merasa sendiri, agar mereka merasa masih memiliki orang yang memberi simpati.
Ingin rasanya menangis bersama, lalu berhenti dan tertawa bersama.
Ingin rasanya membangun jiwa mereka menjadi jiwa yang kuat..
Ingin rasanya membantu mereka mewujudkan cita2nya.
Ingin rasanya tersenyum di depan mereka agar mereka ikut tersenyum.
namusn sekarang, hati ini sakit, karena terkadang tidak dapat bersyukur atas apa yang sudah di dapat.
Terkadang terlalu sedih berlarut.
Terkadang marah karena merasa Allah memberikan cobaan yang terlalu berat.
Tapi ketika hari ini saya membuka hati dan mata ini lebar lebar, hati ini jauh lebih bersyukur.
Alhamdullilah.
pandangan saya tidak lepas dari anak anak yang masih kecil. Tangisannya, teriakannya membuat saya meneteskan air mata pilu. Air mata perih.
Bisa saya rasakan betapa sakitnya kehilangan orang terdekat di tengah musibah itu.
Bisa saya rasakan pedihnya harus tetap tegar untuk hidup di usia semuda itu.
Tangisan nya yang merebak, menusuk kalbu saya, menusuk hati, membuat hati ini luluh dan tidak tega.
Ada rasa ingin merengkuh dan memeluk mereka. Berbagi rasa, berbagi keluh kesah.
Menghapus air matanya dan menggantinya dengan kebahagiaan.
Menghapus trauma nya dan menggantinya dengan awal yg baru.
Menghapus perih nya agar segera tergantikan oleh ketegeran hati.
Hati ini merasa malu tiba tiba, merasa malu karena kadang tidak bisa tegar dalam menghadapi sebuah masalah. Masalah yang teramat kecil jika di bandingkan dengan ini.
Ingin rasanya aku berada di depannya memeluk tubuhnya yg kecil dan gemetar ketakutan.
Ingin rasanya aku membawa mereka ke rumah dan mengurusnya agar mereka tidak merasa sendiri, agar mereka merasa masih memiliki orang yang memberi simpati.
Ingin rasanya menangis bersama, lalu berhenti dan tertawa bersama.
Ingin rasanya membangun jiwa mereka menjadi jiwa yang kuat..
Ingin rasanya membantu mereka mewujudkan cita2nya.
Ingin rasanya tersenyum di depan mereka agar mereka ikut tersenyum.
namusn sekarang, hati ini sakit, karena terkadang tidak dapat bersyukur atas apa yang sudah di dapat.
Terkadang terlalu sedih berlarut.
Terkadang marah karena merasa Allah memberikan cobaan yang terlalu berat.
Tapi ketika hari ini saya membuka hati dan mata ini lebar lebar, hati ini jauh lebih bersyukur.
Alhamdullilah.
Tuesday, 24 March 2009
ikhlas
Bibir ini kelu, tangan mulai dingin, rasanya tenaga pun sudah habis..
ikhlas, yaa sekarang pelajaran yang memang harus benar benar saya pelajari adalah ikhlas.belajar untuk tidak pamrih, belajar untuk mengerti bukan di mengerti. jari2 sudah seperti melayang ketika menjelajahi setiap huruf di laptop tua saya. Kata kata nya begitu menusuk tajam dan menancap hingga susah sekali di lepaskan. Tetesan air mata tidak berhenti keluar. Terus mengalir deras. Sakit, perih, luka, panas..
Tidak, aku tidak akan pernah dendam. Niatku membantu, aku berusaha, sekuat tenaga, nyawa pun sepertinya sudah hampir kulepaskan. Tidak ada lg kata peduli.
Ya Allah, kau lah yg maha mengetahui segalanya. hambamu ini ikhlas, hambamu ini mohon ampunan..
Hambamu ini hanya berusaha.
kau yang mengetahui semua..
Kau yang mendengarkan setiap doa ku..
Kau yang mendengarkan setiap tangisku..
Aku ikhlas. Aku ikhlas
ikhlas, yaa sekarang pelajaran yang memang harus benar benar saya pelajari adalah ikhlas.belajar untuk tidak pamrih, belajar untuk mengerti bukan di mengerti. jari2 sudah seperti melayang ketika menjelajahi setiap huruf di laptop tua saya. Kata kata nya begitu menusuk tajam dan menancap hingga susah sekali di lepaskan. Tetesan air mata tidak berhenti keluar. Terus mengalir deras. Sakit, perih, luka, panas..
Tidak, aku tidak akan pernah dendam. Niatku membantu, aku berusaha, sekuat tenaga, nyawa pun sepertinya sudah hampir kulepaskan. Tidak ada lg kata peduli.
Ya Allah, kau lah yg maha mengetahui segalanya. hambamu ini ikhlas, hambamu ini mohon ampunan..
Hambamu ini hanya berusaha.
kau yang mengetahui semua..
Kau yang mendengarkan setiap doa ku..
Kau yang mendengarkan setiap tangisku..
Aku ikhlas. Aku ikhlas
Wednesday, 11 March 2009
pilihan
saya duduk di veranda belakang rumah lalu sejenak berfikir, lebih baik hidup bergelimpangan uang, harta dan kekayaan tanpa lelaki yang mencintai kita atau hidup miskin dengan anak banyak tetapi memiliki suami yang mencintai kita dan keluarga sepenuhnya, dengan segenap cintanya.
manusia butuh uang
manusia butuh cinta
munafik untuk orang yang mengatakan tidak butuh cinta, tidak butuh uang..
untuk menjalin sebuah hubungan memang memerlukan ketulusan cinta, tapi apa kita tidak butuh uang untuk hidup bersama? untuk membesarkan anak anak?
untuk hidup memang butuh uang, tapi bukankah kita juga butuh cinta untuk membagi kenikmatan bersama?
lalu saya diam, merasa tidak menemukan jawaban yang tepat..
merasa tidak bisa memilih
tapi, hidup itu memang harus memilih..
manusia butuh uang
manusia butuh cinta
munafik untuk orang yang mengatakan tidak butuh cinta, tidak butuh uang..
untuk menjalin sebuah hubungan memang memerlukan ketulusan cinta, tapi apa kita tidak butuh uang untuk hidup bersama? untuk membesarkan anak anak?
untuk hidup memang butuh uang, tapi bukankah kita juga butuh cinta untuk membagi kenikmatan bersama?
lalu saya diam, merasa tidak menemukan jawaban yang tepat..
merasa tidak bisa memilih
tapi, hidup itu memang harus memilih..
Friday, 20 February 2009
telepon
.....terdengar nada sambung. bunyi tuuut terus berbunyi hingga 3 kali, sampai akhirnya tlp di angkat.
"halloo.." dengan cepat ku tekan tombol merah, tanda meematikan tlp.
maaaf, aku hanya takut mengganggumu lagi.
u have ur own world, i try to not bother u.. :(
"halloo.." dengan cepat ku tekan tombol merah, tanda meematikan tlp.
maaaf, aku hanya takut mengganggumu lagi.
u have ur own world, i try to not bother u.. :(
Thursday, 19 February 2009
sorry
sempurna? saya jauh dari kata sempurna..
mungkin saya lebih dekat dengan kata serba kurang..
lalu apa yang bisa saya sombongkan, tidak ada sama sekali. saya bukanlah apa apa.
mengganggu? saya memang sangat mengganggu.
saya tidak sempurna, sangat mengganggu.. lalu apa hebatnya..
tuhan, saya hanya mahlukmu yang nakal, penuh dosa, mahluk yang selalu meminta padamu, mahluk yang selalu menangis walau air mata ini terasa habis, terasa kering..
maafkan aku.. maafkan aku..
apa kah ini karma?
jika ini karma.. dan nantinya juga akan terjadi padanya, ampunilah dia tuhan.
jangan biarkan dia merasakan ini.
aku memang tidak sempurna. mungkin pantaslah aku menerima kata kata yg kasar yang juga tidak sempurna.
seharusnya sakit ini cukup ku simpan sendiri tanpa ada orang lain yang tau. tanpa ada orang yang merasa empati padaku. tanpa ada orang yg merasa kasian..
tuhan, aku memohon ampunan, ampunan atas semua kesalahanku padanya. semua sifatku yg dianggapnya menjijikan, yang dianggapnya buruk. maaf..
mungkin dia bukan untuk ku. mungkin dia jauh lebih pantas menerima yg lain. bukan aku.
mungkin dia akan jauh lebih bahagia nantinyaa..
maafkan aku tuhan..
mungkin saya lebih dekat dengan kata serba kurang..
lalu apa yang bisa saya sombongkan, tidak ada sama sekali. saya bukanlah apa apa.
mengganggu? saya memang sangat mengganggu.
saya tidak sempurna, sangat mengganggu.. lalu apa hebatnya..
tuhan, saya hanya mahlukmu yang nakal, penuh dosa, mahluk yang selalu meminta padamu, mahluk yang selalu menangis walau air mata ini terasa habis, terasa kering..
maafkan aku.. maafkan aku..
apa kah ini karma?
jika ini karma.. dan nantinya juga akan terjadi padanya, ampunilah dia tuhan.
jangan biarkan dia merasakan ini.
aku memang tidak sempurna. mungkin pantaslah aku menerima kata kata yg kasar yang juga tidak sempurna.
seharusnya sakit ini cukup ku simpan sendiri tanpa ada orang lain yang tau. tanpa ada orang yang merasa empati padaku. tanpa ada orang yg merasa kasian..
tuhan, aku memohon ampunan, ampunan atas semua kesalahanku padanya. semua sifatku yg dianggapnya menjijikan, yang dianggapnya buruk. maaf..
mungkin dia bukan untuk ku. mungkin dia jauh lebih pantas menerima yg lain. bukan aku.
mungkin dia akan jauh lebih bahagia nantinyaa..
maafkan aku tuhan..
Subscribe to:
Posts (Atom)